JalanTol Jakarta-Cikampek II Selatan beroperasi fungsional mulai dari Sta 62+000 sampai Sta 53+500 sebagai jalur alternatif pengguna jalan pada periode arus mudik dan balik, tepatnya dari Jalan Tol Cileunyi-Purwakarta-Padalarang (Cipularang) menuju Jalan Tol Jakarta-Cikampek arah Jakarta. MenurutRudy, Garut memiliki jalur lintas selatan sepanjang 80 kilometer yang bisa digunakan oleh para pemudik. Jalur mudik ini bisa menghubungkan Jakarta-Yogyakarta dengan rute Bandung-Pameungpeuk-Tasik-Pangandaran-Jawa Tengah. "Ini jalan yang dibangun kementerian PUPR. Kondisi jalannya luar biasa mulus," ujar Rudy. Jikadibandingkan regulasi tahun 2019, tarif tol tersebut mengalami perubahan pada 2020 dan 2021. Misalnya, besaran tarif jarak terjauh dari SS Dawuan - Padalarang untuk golongan I adalah Rp39.500 tahun 2019, naik menjadi Rp42.500 tahun 2020 dan 2021. Golongan II dari tarif Rp59.500 tahun 2019, naik menjadi Rp71.500 tahun 2020 dan 2021. Petugas Ditlantas Polda Metro Jaya memberi teguran terhadap seorang staf Perserikatan Bangsa-Bangsa. Sebab, pria yang mengendarai sepeda motor dengan nomor polisi B 612 SJQ itu nekat menerobos jalur Transjakarta di Jalan Mampang Prapatan, Jakarta Selatan, pagi ini.. Kasubdit Pembinaan dan Penegakan Hukum Direktorat Lalu Lintas (Bin Gakkum Ditlantas) Polda Metro Jaya AKBP Vay Nhanh Fast Money. Lagi Rame! Pentingnya Izin Perpanjangan Izin Pemakaman Aturan dan Mahalnya Biaya Pemakaman di Jerman Denver Nuggets Juara NBA 2023! Study Tour, Bagian Kurikulum? Study Tour, antara Manfaat dan Kendala Wisata yang Cocok untuk Study Tour Otomotif 22 Juli 2017 1231 Diperbarui 8 September 2018 1037 9005 Kompasiana adalah platform blog. Konten ini menjadi tanggung jawab bloger dan tidak mewakili pandangan redaksi Kompas. Foto Penulis koleksi pribadi Kalau naik motor dari Jakarta ke Ciamis untuk nanti lanjut ke Pangandaran atau ke Jawa Tengah, biasanya kan orang lewat jalur Cikampek -> Purwakarta -> Cikalong -> Padalarang -> Cimahi -> Bandung -> Cileunyi -> Nagreg -> Malangbong -> Gentong -> Tasik -> Ciamis -> Lanjut Pangandaran atau ke Jawa anda bosan lewat jalur tersebut, atau malas karena biasanya pada saat tertentu macet, coba alternatif lain yaitu jalurJakarta -> Cikampek simpang jomin -> Sadang -> Kalijati -> Subang -> Cikamurang -> Cijelag ketemu jalur Bandung-Cirebon -> Kadipaten -> Majalengka -> Maja -> Talaga -> Cikijing -> Kawali -> Ciamis/Tasik bisa lanjut ke Pangandaran atau ke Jawa Tengah INI PENJELASANNYAKalau dari Jakarta ke Cikampek ga perlu diceritain lah pasti udah pada tahu semuaKita jalan dari Jakarta ke Cikampek, sampai Simpang Jomin anda ambil arah ke kanan atau ke Cikopo/Sadang/Purwakarta kalau kiri ke Pantura/Cirebon, ingat yaa... anda jangan ke Pantura kejauhan Dari Simpang Jomin ambil arah Cikopo Sadang Purwakarta yaaaa sumber gambar google maps Dari Simpang Jomin anda bergerak menuju selatan, melewati pintu tol Cikampek tapi ga masuk tol, ceritanya kan anda naik motor, terus menuju SadangDi lampu merah Sadang depan Ramayana Sadang Terminal Square STS anda belok kiri ambil arah ke Subang, kalau lurus ke Purwakarta, kanan masuk tol Sadang. Ingat yaaa.... ambil kiri arah Subang Dari sini anda ambil kiri ya, arah Kalijati Subang sumber gambar google maps Terus lurus ikuti jalan tersebut sampai di Kalijati, kemudian dari Kalijati lurussss terus sampai Subangdari Sadang ke Subang, anda tidak perlu khawatir tersesat karena banyak petunjuk arah. Dan jalannya luruss teruss...Kalau bingung jangan segan-segan tanya masyarakat sekitar ya.... "tanyain arah ke Subang kemana?"Sesampainya di Kota Subang, anda jangan panik jangan bingung ikuti petunjuk arah tujuan anda selanjutnya ke Cikamurang/Cijelag/Kadipaten/ Subang ciri khasnya adalah nanas Subang yang terkenal manis dan segarrr.... silahkan singgah dulu menikmati Kota Subangokeee... tancap gas lagi dari Subang menuju Cikamurang..... kondisi jalanan lurus terus, tetap atur kecepatan anda ya broo...Dari Cikamurang anda mengarah ke Cijelag/Tomo/Kadipaten/Majelangka awas jangan sampai anda ke IndramayuLepas jalan Subang-Cikamurang-Cijelag anda akan bertemu dengan jalur besar yang menghubungkan Cirebon dan BandungDari pertigaan Cijelag, anda ambil kiri ke Kadipaten Majalengka, awas ya jangan ke kanan kalau ke kanan ke Bandung Dari pertigaan Cijelag anda belok kiri ya arah Kadipaten sumber gambar Google Maps Anda akan masuk Kabupaten Majalengka, dan sebentar lagi anda masuk KadipatenDi Kadipaten, lampu merah pertama dari arah anda belok kanan ambil arah Majalengka. kalau lurus k Cirebon, kiri ke kerbang Tol KertajatuCipali jadi ingat ya anda belok kanan arah ke Kota MajalengkaAnda masuk jalur Kadipaten MajalengkaSampai di Kota Majalengka, tujuan anda selanjutnya adalah Cikijing. Apabila anda bingung jangan malu bertanya di Majalengka "kemana arah ke Cikijing?"Perjalanan Majalengka Cikijing ini agak menanjak, tapi ga curam-curam amat..... melewati pegunungan, pesawahan, perkebunan, pedesaan, dengan hawa yang sejukkkk... mantap banget lah untuk riding siang hari........ jalur Majalengka Cikijing ini besar jalur Provinsi, dan hidup 24 jamSampai di Cikijing tepatnya di Pertigaan Cikijing anda ambil kanan, arah ke Ciamis atau TasikSetelah anda ambil kanan berarti anda sudah masuk jalur utama Cirebon Ciamis Tasikmalayaokeee.... anda ikuti jalur tersebut... menuju CiamisOia ada jalan-jalan tikus lagi nih biar lebih cepatKalau anda menuju Tasikmalaya jalan tikusnya adalah dari Cikijing anda lewat Jahim-Sukamantri-Panjalu-Panumbangan-Rajapolah-Cihaurbeuti-Tasikmalaya bisa hemat 2 jam. Info jalur Majalengka-Tasik lewat Panjalu bisa dibaca disini Info Jalur Tasik Majalengka via PanjaluKalau anda menuju Banjar-Pangandaran-Jateng Setelah Cikijing-Panawangan-di daerah Hayawang sebelum Kawali, belok kiri ke Rajadesa, kemudian Rancah - Cisaga ketemu jalur utama Bandung-Pangandaran lewat sini bisa hemat 1-2 jam tanpa lewat kota CIamisTapi kalau tujuan anda Kota Ciamis, dari CIkijing anda ikuti saja jalur besar Cirebon Tasik, anda lewat Panawangan - Kawali - CiamisINFO TAMBAHANJalur ini sangat cocok untuk mudik lebaran dan touring dari Jakarta ke Pangandaran naik motorjalur ini sangat cocok untuk hindari macet di Cileunyi, Nagreg, Malangbong, GentongKalau anda bawa mobil dari Jakarta, lewat Tol Cipali saja lebih cepat, exit GT Kertajati - Majalengka - Cikijing - CiamisInfo Jakarta - Tol Cipali - exit GT Kertajati - Majalengka - Cikijing - Ciamis naik mobil bisa dibaca disini [Alternatif] Jakarta - Ciamis - Jateng via Tol CipaliJalur ini masih belum banyak orang tahu, jarang banget aman, tapi kalau anda sendirian hindari perjalanan malamMelewati pemandangan yang lumayan menarik pedesaan, pegunungan, pesawahan, perkembunan, dsbJalan cukup besar, dari Kadipaten - Majalengka - Cikijing - Ciamis adalah jalan Provinsi, jadi tidak perlu khawatir jalan cukup bagus, menggunakan aspal hotmix. Apalagi musim arus mudik lebaran, biasanya jalur ini 90% bagus tanpa umum sangat memadai Hotel/Penginapan di Kota Majalengka dan Kadipaten, SPBU 24 Jam Hampir di semua kota kecamatan yang anda lalui, Rumah Sakit/Klinik 24 Jam, Mesjid, Polisi, Bengkel, Rest Area, Rumah Makan, dsbPetunjuk jalan lumayan banyak dan informatifMinim pasar tumpah100% rute ini bisa diakses melalui GoogleMaps dan Google Street View100% rute ini bisa diakses GPS baik online maupun offlineJarak tempuh bisa anda bandingkan sendiri dengan Google Maps sebagai juga anda naik angkutan umum dengan menggunakan jalur Jakarta Ciamis lewat Majalengka ini, silahkan baca disini Naik Bis Jakarta Cikarang Majalengka Ciamis Demikian dari sayaSemoga bermanfaat-Tulisan saya lainnya di klik disiniKunjungi website pribadi Gelar S. Ramdhani Lihat Otomotif Selengkapnya detikTravel Community - Naik sepeda Jakarta-Bandung, bisa jadi liburan Anda yang menantang. Siap-siap mengayuh sepeda sejauh 300 km lebih dengan rute melalui Purwakarta ke Bandung dan balik ke Jakarta lewat Jonggol. Begini keseruannya!Ini adalah perjalanan dengan sepeda no gear pulang pergi Jakarta-Bandung. Jarak yang ditempuh sekitar 174,74 km, dengan start dari rawamangun dan finish di Jl Sumatra Bandung. Jalur pulangnya dari Bandung ke Jakarta melalui Jonggol dan Cianjur dengan jarak tempuh 156,61 km, start dari balaikota Bandung dan finish di terbagi dalam beberapa etape, yang diselangi beristirahat dengan makan dan sholat. Dari perjalanan ini ada satu hikmah, yaitu bukan hanya makan yang merupakan kebutuhan dasar manusia, tapi juga ibadah sebagai kebutuhan etape yang kami lewati1. Etape I Jakarta-KarawangPerjalanan dimulai habis salat shubuh sekitar pukul WIB dari daerah Rawamangun, menuju Bekasi melewati Pulogadung. Walaupun matahari belum terbit, jalanan sudah penuh dengan kendaraan besar seperti bis dan truk serta kontainer. Untuk mencapai karawang, medan yang dilewati hampir sama dengan Bekasi, penuh dengan pabrik karena merupakan sentra industri dari perusahaan besar sepanjang cibitung dan begitu, jalanan menuju Karawang tidak berat. Jalanannya datar dan tidak serami seperti daerah Bekasi. Sampai karawang Stadion Singaperbangsa waktu menunjukan pukul WIB, setelah menempuh perjalanan sejauh 57,49 Km selama 3 jam 8 menit 6 detik dengan kecepatan rata-rata 18,3 Km/ Etape II Karawang-PurwakartaSelepas sarapan, perjalanan dilanjutkan menuju Purwakarta sebaga checkpoint berikutnya. Selepas Jalan Ahmad Yani, ambil belok kanan ke arah Teluk Jambe kiri ke arah cikampek. Jalur yang dilewati sudah berganti dengan perkampungan dan melewati jalanan yang sedikit menyempit. Dari Teluk Jambe, menuju Ciampel dengan melewati flyover di atas Tol sepanjang Ciampel menyusuri Sungai Citarum dengan pemandangan yang lebih bagus. Jalanannya datar, namun panas menyengat karena jarang pepohonan dan adanya lokasi industri serta penambangan pasir. Namun setelah menyusuri pinggir kali yang lumayan panjang, perjalanan di Karawang akan diakhiri di Danau Ciampel yang juga digunakan sebagai melewati ciampel, perjalanan akan memasuki wilayah Purwarkarta yang mulai menanjak sampai pusat kota. Jarak yang dilalui dari Jakarta ke Purwakarta sepanjang 108,89 Km 57,49Km menuju karawang dalam waktu 6 jam 26 menit dan 11 detik dengan kecepatan rata-rata 14,8 km/ Etape III Purwakarta-BandungTanjakan saat memasuki Purwakarta ternyata hanyalah pemanasan. Selepas pusat kota Purwakarta, tanjakannya makin berat. Kita arus kuat mengayuh dan jangan ke bandung via cipularang, begitu Anda memasuki Purwakarta maka di kiri dan kanan jalan tol dapat dilihat bukit-bukit. Itulah jalur yang kita lewati sampai melihat gapura selamat datang di Kabupaten Bandung Barat Cikalong wetan. Dari sana, jaraknya masih sekitar 50 km lagi ke Kota Bandung. Walaupun jalur yang ditempuh sangat berat, namun pemandangan yang sepanjang jalan begitu etape ini banyak ditemui penjaja makanan ikan pepes. Jalanan yang terus mendaki diakhiri begitu memasuku Padalarang yang mulai landai tapi macet. Dari Padalarang menuju Kota Bandung masih 18 km lagi melewati kota cimahi, dengan jalanan yang masih total yang dilalui sampai Bandung Jl Sumatera sejauh 174,72 Km dalam waktu 11 jam 48 menit 11 detik ditambah istirahat menjadi 14,5 Jam, dengan kecepatan 14,8 Km/Jam. Sampai di Bandung sudah menunjukan pukul WIB, lalu kita jalan-jalan sejenak di Kota Bandung dan nongkrong di Gasibu depan Gedung pukul WIB, chek in di daerah balaikota dekat Jl Braga yang salah satu landmark bandung. Besok paginya, perjalanan balik ke jakarta mulai start dari Jl Braga pukul Wib. untuk balik ke jakarta, jalur yang dipilih via cianjur dan jonggol yang lebih pendek, yang ternyata medannya tidak kalah 'kejam' dari jalur via Etape IV Bandung-Cianjur/CiranjangUntuk menuju Cianjur, jalur yang sama harus di lewati sampai padalarang. Setelah itu, sedikit menanjak sampai di daerah gunung kapur yang banyak pemandangan menawan. Sehabis itu, langsung turunan tajam yang panjang sampai daerah Cipatat masih masuk wilayah Bandung Barat. Setelah itu, masuk wilayah Raja Mandala yang merupakan perbatasan dengan kedua kota ditandai sebuah jembatan yang membelah Sungai Citarum yang membelah Jawa Barat. Pemandangan Sungai Citarum dari jembatan sangat cantik, dari kota Bandung jaraknya sekitar 40 km. Setelah melewati jembatan Rajamandala, akan disambut gapura 'Gerbang Marhamah' tanda sudah memasuki jalur yang dilewati landai dengan persawahan di kanan-kiri jalan sampai pertigaan Ciranjang. Dipertigaan ini harus belok kiri untuk menuju Jonggol Bogor, sementara lurus menuju pusat kota Cianjur. Bila lapar atau belum sarapan, di pertigaan Ciranjang banyak warung dengan menu makanan sunda. Dari Bandung menuju pertigaan Ciranjang jarak yang ditempuh 52,02 kM dalam 2 jam 54 menit 43 detik, dengan rata-rata kecepatan 17,8 Km/jam. 5. Etape V Cianjur/Ciranjang-Bogor/JonggolUntuk menempuh jarak sekitar 58 km dibutuhkan waktu sekitar 6 jam lebih, bisa dibayangkan seperti apa jalur yang harus dilewati dari Ciranjang menuju Cikalong Kulon dan berakhir di Jonggol. Jarak jalur ini sekitar 110,69 km dalam waktu 8 jam 7 menit 17 detik, dengan kecepatan rata-rata hanya 13,6 km/jam, rata-rata kecepatan terendah sepanjang perjalanan ini. 6. Etape VI Bogor/Jonggol-JakartaSebenarnya ini jalur terpendek dan jalur yang bersahabat dalam perjalanan balik ke Jakarta. Namun ada sedikit halangan saat memasuki Cileungsi, angin kencang mulai bertiup yang diikuti hujan deras dan petir yang membuat perjalanan sama beratnya dengan mulai reda begitu memasuki Cibubur. Selepas Citraland Cibubur, ambil belok kanan menuju Pondok Gede, setelah itu menuju Kalimalang, Klender dan finish di Rawamangu. Total perajlananan balik 156,61 Km dalam waktu 11 jam 6 menit 11 detik, dengan kecepatan rata-rata 14,1 KM/jam, namun kecepatan maksimum yang bisa dicapai 44,5 Km/jam diturunan tentunya. Perjalanan ini memang berat namun yakinlah, selama kita terus mengayuh, semua tujuan pasti tercapai. Melalui PuncakDari Jakarta Cawang lurus keselatan melewati Cililitan yang macet, kemudian sampai di Pasar Rebo, fly over naik ke atas. Lurus ke selatan ga usah belak belok pokoknya, di Jalan Raya Bogor ini sempet macet karena pas ada kegiatan penggusuran kios di pinggir jalan. Lurus sampai Bogor Baranangsiang, keselatan lagi, sampai mentok, kalau sudah mentok ketemu tol, baru belok kanan naik ke puncak, hawanya dingin disini, kadang ketemu juga sama kabut, jadi kendaraan sampai harus menyalakan lampu. Di puncak pemandangannya bagus, jalan menikung menanjak, motor bisa dimiring miringkan bak pembalak, apalagi sudah pake tubeless lebih enak buat miring-miring. Setelah Puncsk, jalan mulai menurun lagi, dan ketemu jalan lurus berarti mau masuk cianjur yang mengingatkan saya dengan ikan bakarnya. Sampai di Cianjur sekitar pukul 2 siang, tadi berangkat dari Jakarta jam setengah 10, 4,5 jam baru sampai di Cianjur, sampai Bandung 6 jam, dengan istirahat sebanyak 2 kali. Melalui Jonggol Dari Jakarta menuju arah timur ke Bekasi, sampai Pekayon belok ke selatan mengikuti plang arah Bogor, lurus, disini relatif lebih sepi dibandingkan jalan raya bogor, dan kalaupun macet motor masih bisa melaluinya baik dari sisi kiri maupun kanan, kebanyakan yang lewat sini truk-truk besar. Lurus terus keselatan mentoknya nanti setelah sampai di Cileungsi Harvest city ya karena memang papan petunjuknya ditulis seperti itu. Sampai di Cileungsi, jalan layang belok ke kiri mengikuti papan petunjuk yang mengarah ke Jonggol, Cianjur. Jalur ke Jonggol sudah halus, cuman jalur Jonggol keselatannya yang kadang halus kadang engga, namun tidak terlalu parah jalannya, jalurnya juga lebar berkelok-kelok, melewati pemandangan juga saat melewati perbatasan Bogor Cianjur, kondisinya sudah beraspal, namun sebagianbesar belum dilengkapi marka jalan dan lampu penerangan jalan, sehingga kalau malam harus lebih hati-hati, tidak bisa sekencang siang hari. Yang perlu diperhatikan disini menurut saya kalau mau mampir ke Cianjur ini jalannya semakin lama semakin menyempit, dan seperti melewati jalan kampung. Juga persimpangan yang menurut saya bisa mengecohkan yang dari Cianjur ke Jonggol, karena harusnya belok kiri, tapi jalannya lurus. Apalagi kalau tidak ada tulisannya, tapi disitu sudah ada tulisannya, jadi tinggal mengikuti saja walaupun keliatannya jalannya semakin lama semakin menyempit. Cianjur ke Bandung jalurnya lurus lancar jaya, kecuali saat memasuki Padalarang, macetnya panjang banget, kirain ada peristiwa laka atau apa eh ternyata sampai ujung, ga ada kecelakaan, hanya saking padatnya memasuki lampu merah, macet 7 kiloan kira-kira. Saya ga sempet ngitung berapa lamannya, tapi sempet ngitung jaraknya menggunakan google map jaraknya sekitar 150 kilometer Jakarta Bandung via Bekasi Jonggol Cileungsi. Karena tadi harus muter muter dulu, tapi saya perikirakan lebih dari 4,5 jam. Melalui Purwakarta Ini adalah jalur favorit ane, karena jalannya yang lebih sepi, lebih indah pemandangannya, lebih lurus juga. Kalau dari Jakarta arahnya ke timur Bekasi, Cikarang, terus ke timur seperti jalur mudik kalau dari Jakarta, lalu lewat ringroad Karawang, yang ternyata sekarang lebih rame dibandingkan tahun 2010 lalu saat masih baru-barunya. Ketimur sampai Cikampek, cari arah keselatan arah Purwakarta ke selatan ini jalurnya enak buat cornering, kanan kiri pemandangannya bagus, kadang melewati atas tol, kadang melewati bawahnya, disini melewati juga rute kereta api Jakarta yang via selatan, total waktu Bandung Jakarta via Purwakarta naik motor, Cikampek Bekasi, 4,5 jam, termasuk waktu istirahat sekali di Cikarang karena mau isi bensin dan waktunya solat kurang lebih setengah jam. Kesimpulan saya diantara ketiganya, jaraknya sama-sama150 kilometer, Jalan yang paling banyak macetnya adalah lewat Puncak, kedua Jonggol, peringkat tiga lewat Purwakarta. Kalau Paling rame warung-warung kiri-kanan jalan adalah jalur Puncak, kedua Purwakarta, ketiga Jonggol. Jalan paling lebar dan halus adalah lewat Purwakarta, karena lewat pantura, Waktu tercepat adalah lewat Purwakarta 4,5 jam sampai, beda dengan lewat yang lain, 4,5 jam baru sampai Cianjur. Sekian catatan dari saya, semoga bisa memberikan informasi bagi nyasar ke blog saya. 403 ERROR Request blocked. We can't connect to the server for this app or website at this time. There might be too much traffic or a configuration error. Try again later, or contact the app or website owner. If you provide content to customers through CloudFront, you can find steps to troubleshoot and help prevent this error by reviewing the CloudFront documentation. Generated by cloudfront CloudFront Request ID pFUGPRKs34uVdYUpco6hi8ZUjOtc_tnD6IDIXifKUhUObKbh0hgjjw==

jalur jakarta bandung naik motor